OPEN RECRUITMENT

993408_711851762162676_808046348_n

Advertisements

Anggota DPR: Panitia Miss World Tanam Benih SARA di Indonesia

JAKARTA (voa-islam.com) – H Nasrullah S.IP mengatakan jika panitia penyelenggara kontes kecantikan Miss World 2013 tidak menghargai para pahlawan dan pejuang kemerdekaan Indonesia.

Anggota DPR RI Komisi X Bidang Pendidikan Kebudayaan, Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga ini menjelaskan jika para pejuang kemerdekaan dulu ingin merdeka karena hendak berlepas diri dari penjajahan asing.

Namun kini, penjajahan asing dalam bentuk lain, seperti penjajahan dalam budaya, fesyen, dan lain sebagainya yang ada didalam ajang pamer aurat Miss World kembali didatangkan untuk menjajah dan merusak generasi bangsa Indonesia.

….Jika penyelenggara (Miss World -red) tetap ngotot, berarti telah menanam benih-benih ‘SARA’ ditengah kerukunan dan kedamaian rakyat Indonesia…

“Panitia penyelenggara Miss World tidak santun dalam memaknai kemerdekaan Indonesia yang diperjuangkan para pahlawan bangsa,” kata Nasrullah dalam rilis yang dikirim kepada voa-islam.com, Kamis (5/8/2013).

Ia juga menegaskan, jika pimpinan Miss Indonesia Organization Liliana Tanoesoedibjo, istri pemilik MNC Group Harry Tanoesoedibjo selaku panitia Miss World 2013 telah menanam benih SARA ditengah kedamaian rakyat Indonesia.

“Jika penyelenggara (Miss World -red) tetap ngotot, berarti telah menanam benih-benih ‘SARA’ ditengah kerukunan dan kedamaian rakyat Indonesia,” tegas lulusan Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) ini. [Khalid Khalifah]

 

Sumber : http://www.voa-islam.com

Makan Roti dan Nasi Saat Sahur Kok Badan Jadi Lemas?

Liputan6.com , Jakarta : Bagi Anda yang memilih menu pada saat sahur hanya nasi putih, roti putih, dan kopi, jangan kaget apabila sebelum jam 12 siang sudah merasa lemas.

Menurut Praktisi Kesehatan, Dr. Phaidon L Toruan, MM, itu semua disebabkan, jenis makanan dan minuman yang dikonsumsi mengandung gula yang sudah mendekati angka 100 (sesuai dengan tabel glikemik)

“Kandungan seperti itu, sama saja makanan itu seperti gula pasir. Jadi, jangan salahkan puasanya, apabila jam 12 sudah lemas. Itu karena salah memilih jenis makanan,” kata Dr. Phaidon, dalam acara‘Feel Freat and Look Great in Ramadhan Bersama Nutrishake’, di Jakarta, yang ditulis Jumat (19/7/2013)

Phaidon melanjutkan, alasan mengapa makanan seperti itu membuat orang yang mengonsumsinya mudah lemas, karena gula darah dalam tubuhnya akan naik dengan cepat.

“Gula darah cepat naik, otak pun akan menyensor dan menolaknya. Mengapa? Gula darah tinggi akan melukai dinding dalam pembulu darah,” ujarnya.

Ketika gula darah naik, makan hormon insulin akan keluar. Pada saat hormon itu dikeluarkan, gula darah akan diturunin secara drastis, yang membuat orang menjadi lemas.

“Makanya itu, pilihlah makanan yang karbohidratnya relatif rendah, agar gula darah menjadi stabil. Dan nggak membuat orang menjadi lemas,” tutupnya.

Nonton

BNPB: korban gempa Aceh terus bertambah

Jakarta (ANTARA News) – Korban gempa 6,2 Skala Richter yang terjadi di Aceh pada Selasa (2/7) siang terus bertambah dan kerusakan terparah terjadi di Kabupaten Bener Meriah dan Aceh Tengah.

“Laporan sementara di Kabupaten Bener Meriah jumlah korban meninggal dunia lima orang, dua orang hilang, dan 70 orang luka-luka. Puluhan rumah mengalami rusak berat,” kata Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Sutopo Purwo Nugroho melalui pesan elektronik di Jakarta, Selasa. Read the rest of this entry

Nikah Tujuan dan Harapan

Nikah Tujuan dan HarapanNikah adalah salah satu sunah Rosulullah -sholallahu ‘alaihi wasallam- dan para nabi sebelum beliau, disyariatkannya nikah tidak hanya untuk memperoleh keturunan atau mengumpulkan antara dua jenis insan yang berbeda. akan tetapi untuk banyak hal yang ditujukan untuk itu, diantara tujuan-tujuan itu adalah dalam firman Allah : Read the rest of this entry

Sunnah Nabi dan Hukum Menyemir Rambut

Termasuk dalam masalah perhiasan, yaitu menyemir rambut kepala atau jenggot yang sudah beruban.

Sehubungan dengan masalah ini ada satu riwayat yang menerangkan, bahwa orang-orang Yahudi dan Nasrani tidak memperkenankan menyemir rambut dan merombaknya, dengan suatu anggapan bahwa berhias dan mempercantik diri itu dapat menghilangkan arti beribadah dan beragama, seperti yang dikerjakan oleh para rahib dan ahli-ahli Zuhud yang berlebih-lebihan itu.Namun Rasulullah Saw. melarang taqlid pada suatu kaum dan mengikuti jejak mereka, agar selamanya kepribadian umat Islam itu berbeda, lahir dan batin.

Untuk itulah maka dalam hadisnya yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, Rasulullah s.a.w. mengatakan:

“Sesungguhnya orang-orang Yahudi tidak mau menyemir rambut, karena itu berbedalah kamu dengan mereka,” (Riwayat Bukhari).

Perintah di sini mengandung arti sunnat, sebagaimana biasa dikerjakan oleh para sahabat, misalnya Abubakar dan Umar. Sedang yang lain tidak melakukannya, seperti Ali, Ubai bin Kaab dan Anas.
Tetapi warna apakah semir yang dibolehkan itu? Dengan warna hitam dan yang lainkah atau harus menjauhi warna hitam? Namun yang jelas, bagi orang yang sudah tua, ubannya sudah merata baik di kepalanya ataupun jenggotnya, tidak layak menyemir dengan warna hitam.Oleh karena itu tatkala Abubakar membawa ayahnya Abu Kuhafah ke hadapan Nabi pada hari penaklukan Makkah, sedang Nabi melihat rambutnya bagaikan pohon tsaghamah yang serba putih buahnya maupun bunganya.

Untuk itu, maka bersabdalah Nabi:

“Ubahlah ini (uban) tetapi jauhilah warna hitam,” (HR. Muslim).

Adapun orang yang tidak seumur dengan Abu Kuhafah (yakni belum begitu tua), tidaklah berdosa apabila menyemir rambutnya itu dengan warna hitam. Dalam hal ini az-Zuhri pernah berkata: “Kami menyemir rambut dengan warna hitam apabila wajah masih nampak muda, tetapi kalau wajah sudah mengerut dan gigi pun telah goyah, kami tinggalkan warna hitam tersebut.”
Termasuk yang membolehkan menyemir dengan warna hitam ini ialah segolongan dari ulama salaf termasuk para sahabat, seperti: Saad bin Abu Waqqash, Uqbah bin Amir, Hasan, Husen, Jarir dan lain-lain.
Sedang dari kalangan para ulama ada yang berpendapat tidak boleh warna hitam kecuali dalam keadaan perang supaya dapat menakutkan musuh, kalau mereka melihat tentara-tentara Islam semuanya masih nampak muda.
Dan hadis yang diriwayatkan oleh Abu Dzar mengatakan:

“Sebaik-baik bahan yang dipakai untuk menyemir uban ialah pohon inai dan katam,”(Riwayat Tarmizi dan Ashabussunan).

Inai berwarna merah, sedang katam sebuah pohon yang tumbuh di zaman Rasulullah s.a.w. yang mengeluarkan zat berwarna hitam kemerah-merahan.
Anas bin Malik meriwayatkan, bahwa Abubakar menyemir rambutnya dengan inai dan katam, sedang Umar hanya dengan inai saja.

Malang Flower Carnival (MFC) 2013

MALANG KOTA –  Perhelatan Malang Flower Carnival (MFC) 2013 yang digelar kemarin, dengan rute  mulai dari Jl Simpang Balapan hingga sepanjang Jl Ijen, benar-benar menghebohkan. Dari sisi peserta yang ikut, tahun ini jumlahnya lebih banyak (tahun lalu 98 peserta, kali ini 191 peserta). Dari sisi penonton yang menyaksikan, jauh lebih membeludak.

Sekitar puluhan ribu orang tumplek-blek memadati sepanjang Jl Simpang Balapan hingga Jl Ijen. Acara baru dimulai pukul 13.30, tapi sejak pukul 10.00 penonton sudah mulai mengular. Pendeknya, kemarin seakan menjadi hari pengukuhan bagi Kota Malang sebagai (benar-benar) Kota Bunga.

Acara yang merupakan kerja bareng antara Himpunan Mahasiswa Teknologi Industri (Himti) Universitas Negeri Malang (UM), Tata Busana UM, Dinas Budaya dan Pariwisata (Disbudpar) Pemkot Malang dan Jawa Pos Radar Malang itu, tahun ini menjadi MFC termegah dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. ”Bagus-bagus dan menarik busananya. Lebih heboh dari tahun-tahun sebelumnya. Saya jauh-jauh dari Bandung, ingin melihat acara ini. Saya datang bersama keluarga,” ujar Diah Ayu, warga Bandung.

MFC kali ini memang termegah jika dibandingkan dari tahun-tahun sebelumnya. Hal itu terlihat dari tingginya antusiasme peserta MFC sebanyak 191 peserta. Padahal, pada MFC tahun 2012 lalu diikuti 98 peserta. Tahun 2011 hanya ada 75 pendaftar, dan tahun 2010 lebih sedikit lagi, yakni sekitar 50 peserta.

”Berkat bantuan Jawa Pos Radar Malang, MFC kali ini termegah dan jumlah peserta terbanyak,” ujar Kadisbudpar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, di sela-sela penyelenggaraan MFC, kemarin (30/6).

Kemeriahan itu juga terlihat dari antusiasme warga menyaksikan karnaval. Sejak pukul 10.00, ribuan warga Malang sudah berjejer di sepanjang Jalan Ijen. Semakin siang penonton semakin banyak hingga sampai puluhan ribu orang. Sampai-sampai mereka merangsek melewati pagar pembatas yang disediakan panitia, karena ingin mengajak berfoto para peserta yang melewati runway sepanjang Jl Ijen. Mereka berdiri di sepanjang trotoar sisi kanan dan kiri jalan.

Jalan Ijen mulai ditutup sekitar pukul 13.00, bersamaan pembukaan MFC. Saat itu, Jalan Ijen sudah berubah menjadi lautan manusia. Puluhan ribu warga tumplek blek di sepanjang Jalan Ijen untuk menyaksikan karnaval busana bunga dari bundaran di Jalan Simpang Balapan menuju depan Museum Brawijaya di Jalan Ijen.

Sebelum melewati runway sepanjang Jl Ijen, para peserta karnaval, mereka menunjukkan kepiawaiannya di panggung catwalk dan areal berkarpet di depan para undangan. Para peserta berlenggak-lenggok di hadapan dewan juri memamerkan kostum yang dikenakan. Grup Sekar Kemuning dari Batu mendapatkan nomor urut pertama tampil dengan 30-an penari Tarian Sanduk, disusul dengan peserta dari perorangan, instansi, hingga komunitas.

Peserta yang mewakili Bank Indonesia (BI) dan Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) tampil mengenakan gaun corak bunga berwarna biru-kuning dengan atribut nama-nama bank di Malang. Tak ketinggalan, dua penderita lupus dalam komunitas Parahita juga tampak bersemangat tampil. Empat peserta dari Dinas Koperasi dan UKM juga tampil cantik dengan kostum bunga berwarna hijau kekuningan. Para peserta dari kalangan mahasiswa Tata Busana UM, peserta anak-anak hingga peserta dari Banyuwangi, Blitar, Tulungagung, hingga Jember juga memeriahkan acara ini.(dan/lia)

 

http://www.radarmalang.co.id

Jangan Mengkafirkan Sesama Muslim

Untuk Menentukan Apakah Seseorang itu Muslim atau Kafir ini daftar periksanya:

Iman:
1. Apakah dia beriman kepada Allah?
2. Apakah dia beriman kepada Malaikat Allah?
3. Apakah dia beriman kepada Kitab Allah?
4. Apakah dia beriman kepada Rasul Allah?
5. Apakah dia beriman kepada Hari Akhir?
6. Apakah dia beriman kepada Qadla dan Qadar?

Islam:
1. Apakah dia mengucapkan 2 kalimat Syahadah?
2. Apakah dia sholat wajib 5 waktu?
3. Apakah dia membayar zakat jika mencapai nishab dan haul?
4. Apakah dia berpuasa di bulan Ramadhan?
5. Apakah dia berhaji jika mampu?

Jika dia melakukan itu semua, haram bagi kita untuk mengkafirkannya. Jika ternyata dia tidak kafir, kitalah yang kafir. Jadi resikonya berat. Tidak main-main.

Dari Abu Zar r.a. bahwasanya ia mendengar Rasulullah s.a.w. bersabda: “Barangsiapa yang memanggil orang lain dengan sebutan kekafiran atau berkata bahwa orang itu musuh Allah, padahal yang dikatakan sedemikian itu sebenarnya tidak, melainkan kekafiran itu kembalilah pada dirinya sendiri.” (Muttafaq ‘alaih)

Dari Ibnu Umar radhiallahu ‘anhuma, katanya: “Rasulullah s.a.w. bersabda: “Apabila ada seseorang berkata kepada saudaranya -sesama Muslimnya-: “Hai orang kafir,” maka salah seorang dari keduanya -yakni yang berkata atau dikatakan- kembali dengan membawa kekafiran itu. Jikalau yang dikatakan itu benar-benar sebagaimana yang orang itu mengucapkan, maka dalam orang itulah adanya kekafiran, tetapi jikalau tidak, maka kekafiran itu kembali kepada orang yang mengucapkannya sendiri.” (Muttafaq ‘alaih)

Peneliti Temukan Planet Bisa Dihuni


Reuters/vg

Metrotvnews.com: Ilmuwan  mengidentifikasi tiga planet baru yang mengelilingi sebuah bintang bernama Gliese 667C. Ilmuwan menyebut tiga planet itu sebagai super-Bumi atau trio dunia karena dapat dihuni.

Temperatur di tiga kawasan itu memungkinkan untuk cairan. Namun belum ada kepastian mengenai kondisi di tiga planet tersebut.

Gliese 667C berjarak 22 tahun cahaya dari Bumi. Para astronom menyebut bisa melihatnya di langit di konstelasi Scorpius (Kalajengking).

Gliese 667C memiliki tiga planet yang mengorbit. Zona yang bisa dihuni lebih besar dari dunia yang kita tinggali saat ini. Tapi mungkin, permukaannya masih penuh dengan bebatuan.

Sekarang, tim pimpinan astronom Guillem Anglada-Escude dari Universitas Göttingen, Jerman, dan Mikko Tuomi, dari Universitas Hertfordshire, Inggris, mengkaji ulang sistem tata surya di tempat itu.

Para peneliti menggunakan sebuah teleskop 3,6m di Observatorium Silla di Cile dalam mengkaji planet tersebut.

“Mereka memiliki massa berkisar antara 2,7 hingga 3,8 kali lebih besar dari Bumi,” kata Mikko Tuomi.

“Periode orbit mereka adalah 28, 39, dan 62 hari, yang artinya adalah mereka semua mengelilingi bintang lebih dekat dari permukaan Merkuri di sistem tata surya kita,” tambahnya.

Di tiga planet itu, tim menemukan bukti yang menggoda yang mungkin menjadi dunia berbatu lainnya di lingkaran dalam zona. Planet tersebut membutuhkan atmosfir untuk mendapatkan cadangan air di permukaan. Tetapi jaraknya lebih dari 200 miliar kilometer.

Jadi peneliti tidak bisa menentukan kondisi kesempatan hidup di planet-planet tersebut. Meski demikian, peneliti yakin planet-planet itu dapat menjadi kandidat hunian manusia.(Bbc)
Editor: Laela Badriyah

sumber : metrotvnews